Berita

Aksi Damai Guru Honorer Madrasah se-Kabupaten Ciamis

×

Aksi Damai Guru Honorer Madrasah se-Kabupaten Ciamis

Sebarkan artikel ini

Swara45.com | CIAMIS, Halaman kantor DPRD Kabupaten Ciamis sontak menjadi putih karena dikerumuni oleh ratusan guru honorer dari madrasah swasta di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) sedang menggelar aksi demonstrasi damai pada Selasa (21/10).
‎
‎Aksi tersebut menuntut pemerintah daerah dan pusat untuk segera mengangkat status mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), guna menjamin kesejahteraan dan keberlangsungan karier.
‎Koordinator aksi, Ahmad Fauzi (45), seorang guru honorer dari salah satu Madrasah Aliyah Swasta di Ciamis menyatakan bahwa demonstrasi ini merupakan jeritan hati para pendidik yang telah mengabdi bertahun-tahun tanpa kepastian.
‎”Kami sudah mengajar anak-anak negeri ini selama lebih dari 10 tahun, tapi status honorer membuat kami terpuruk secara finansial. Kami minta DPRD Ciamis memperjuangkan aspirasi kami ke pemerintah pusat agar proses pengangkatan P3K segera terealisasi,” ujar Fauzi di hadapan massa.
‎
‎Peserta aksi, yang berasal dari berbagai madrasah swasta di wilayah Ciamis dan sekitarnya, tampak tertib sepanjang acara. Mereka membentangkan karpet hijau khas madrasah, membaca doa bersama, dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap institusi negara. Tak ada gesekan dengan aparat keamanan, justru petugas Polres Ciamis dan Satpol PP setempat turut mengawal jalannya demo untuk memastikan keamanan.
‎”kami datang dengan baik untuk menyampaikan aspirasi. Karena selama ini saya pribadi merasa dianak tirikan. Saya mengabdi menjadi guru sudah 25 tahun, tapi yang diperhatikan oleh pemerintah yang belum lama mengabdi”. Ujar salah satu pendemo (Maya).
‎”harapan saya pemerintah dapat memperhatikan khususnya guru swasta yang sudah mengabdi puluhan tahun diangkat menjadi P3K”. Tambahnya.
‎
‎Pihak DPRD merespon aksi para guru dengan baik. H. Nanang Permana, M.H. selaku ketua Ikut memberikan dukungan dan akan menyampaikan aspirasinya.
‎”Saya mendukung sepenuhnya aspirasi dari seluruh guru honorer swasta kemenag kabupaten ciamis. Kalau aspirasi tidak ditanggapi maka saya sarankan mogok kerja saja”. Kutipan ketua DPRD yang ikut orasi dihadapan pendemo.
‎
‎Para guru berharap tuntutan mereka tak lagi menjadi isu tahunan, melainkan solusi konkret dari pemerintah.
‎
‎glh

Berikan Komentar