SWARA45.COM-Tokoh Masyarakat Lebak Eli Sahroni meminta agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan tes ulang terkait rekrutmen pendukung PPK yang dilaksanakan belum lama ini.
Hal itu di sampaikan lantaran pelaksanaan rekrutmen tersebut dinilai tidak transparan dan terkesan adanya dugaan syarat nepotisme.
“Saya memantau dan memperhatikan proses rekruitmen pendukung PPK di Lebak tidak trasparan, tes yang dilakukan tidak ada tolak ukur yang jelas sebagai barometer kemampuan yang dibutuhkan untuk menduduki posisi pendukung PPK tersebut, bahkan hasil dari tesnya juga tidak diumumkan ke publik secara transparan sehingga menurut pengamatan kami penentu lolos tidaknya peserta tes bersifat subjektif”kata Eli Sahroni kepada wartawan ,Selasa 7 Maret 2023.
Dikatakan Eli ,hal ini terlihat saat diumumkan yang jadi pendukung PPK adalah orang-orang terdekatnya atau orang-orang yang ada benang merahnya dengan Sekretaris KPUD Lebak.
“Untuk itu atas nama masyarakat Lebak kami menuntut agar ditinjau ulang proses rekruitmen pendamping PPK tersebut, karena proses tes yang subjektif tidak akan mendapatkan hasil yang optimal dan para Pendukung PPK yang jadi pasti akan ada beban balas jasa kepada perekrutnya. Hal ini berbahaya dan mengancam netralitasnya di dalam bekerja”ujar Eli.
“Kami mendesak agar dilaksanakan tes ulang yang lebih profesional dengan tolak ukur yang jelas dan transparan agar publik pun tahu juga bisa menilai kelayakan seseorang menduduki jabatan tersebut. Walaupun publik tidak bisa menentukan siapa yang akan diangkatnya namun ketika proses itu transparan publik akan menerima hasil rekruitmen tesebut dan tidak terjadi kegaduhan di masyarakat”tandasnya. (JMR/Red)

